Padang, Soul in Travel

Akhirnya kita tiba pada akhir sebuah perjalanan menyusuri kampuang nan jauh di mato. Masa dimana otak mencoba memutar kembali rekaman jejak setiap langkah di negeri dimana adat dan budaya adalah pegangan paling teguh. Di titik ini, saya tahu bahwa saya tidak lagi sama seperti saat datang yang mencari tempat baru untuk berpetualang. Walaupun diri ini asing, tapi perasaan mengatakan sebaliknya.

Saya pulang dengan semua rasa haru tercampur pengalaman baru. Bukit Gn. Padang, Bukit Langkisau memesona tiada tandingnya dan menyuguhkan miniatur kota kecil yang dikelilingi lumut hijau yang padat merayap. Ngarai Sianok menjadi saksi bisu kejadian alam yang terjadi selama ini. Gn Marapi, Gn Singgalang berdiri kokoh menjaga kadamaian negeri ini. Jam Gadang, Gua Jepang dan peninggalan2 sejarah lainnya membuktikan bahwa negeri ini sangat kaya akan hasil bumi. Rendang, Sate Padang, Nasi Kapau selalu saja memanjakan lidah para penikmat kuliner. Para pengrajin di Pandai Sike, dengan semangat ingin mencurahkan segala kreatifitasnya dalam menenun dan membuat ukiran yang mampu menyihir mata setiap pengunjungnya. Pantai Curocok, Pantai Air Manis dan Pantai Pasir Jambak tidak mau kalah ingin menunjukkan kecantikan biru laut dan langitnya.

Negerimu sangatlah indah wahai Tuhan. Biarkan kami berjalan untuk terus menjaganya sehingga menambah kecintaan kami padaMu wahai Sang Maha Karya.

Padang, 3 Februari 2014.
I Love Indonesia.

Sumber Foto: http://nita-octavia.blogspot.co.id/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s