Locard’s Exchange Principle, Frye Standard dan Deubert Criteria

“Every Contact Leaves a Trace”

Prinsip Locard’s Exchange merupakan sebuah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Edmond Locard (1877-1966). Menurut Edmond Locard bahwa setiap kali Anda melakukan kontak dengan orang lain, tempat, ataupun hal lain, maka akan menghasilkan pertukaran bahan fisik. Locard meyakini bahwa kemana saja seorang pelaku kriminal pergi, atau apa saja yang dilakukan seorang pelaku kriminal, maka pasti akan melakukan kontak dengan sesuatu. Pelaku kriminal akan meninggalkan segala macam barang bukti, seperti DNA, sidik jari, jejak kaki, rambut, sel-sel kulit, darah, cairan tubuh, potongan pakaian, dan banyak lagi.

Pada contoh kasus peretasan Situs PresidenSBY.info yang menggunakan teknik DNS Spoofing, tim polisi siber berhasil mendapatkan jejak pelaku berupa IP Address setelah bekerja sama dengan ISP dalam hal ini Jatireja Network yang telah bekerjasama dengan melaporkan identitas pelaku dan memberikan sejumlah bukti digital lainnya.

Frye Standard merupakan standard yang berawal dari kasus pembunuhan Frye v. United States, 54 App. D.C. 46, 293 F. 1013 (1923). Frye Standard mempersyaratkan bahwa pembuktian suatu barang bukti harus dapat memenuhi kaidah ilmiah untuk dapat diterima di persidangan, dan telah mendapatkan penerimaan secara umum dalam bidang tertentu. Untuk memenuhi Frye Standard, data yang dikumpulkan harus memenuhi teknik, prosedur, dan prinsip yang ilmiah dan diterima secara umum oleh masyarakat ilmiah.

Sebagai contoh, pada tahun 2004 persidangan Grady v. Frito-Lay di Pennsylvania, seorang profesor teknik kimia bersaksi bahwa bentuk tortilla chip sangat bahaya dan bisa menimbulkan cedera ke mulut. Namun dengan menggunakan Frye Standard, Mahkamah Agung menyatakan bahwa kesaksian ahli tidak berlaku umum dikalangan ilmuan, dan pada kenyataannya persaksiannya tidak dapat diterima dan diistilahkan dengan “junk science”.
Akhir-akhir ini Frye tes sudah digantikan dengan Daubert tes pada pengadilan federal di Amerika Serikat (Daubert v. Merrell Dow Pharmaceuticals, 509 U.S. 579 (1993)).

Daubert Criteria merupakan standard atau aturan yang diterbitkan oleh Pengadilan Federal Amerika pada tanggal 28 Juni 1993 berdasarkan peraturan Daubert v. Merrell Dow Pharmaceuticals, 509 U.S. 579, 113 S.Ct. 2786, 125 L.Ed. 2d 469, (U.S. Jun 28, 1993). Standar ini digunakan oleh hakim untuk membuat penilaian awal apakah kesaksian ilmiah seorang ahli didasarkan pada penalaran atau metodologi yang ilmiah yang valid dan dapat diterapkan pada fakta-fakta yang dipermasalahkan.

Ada beberapa faktor yang dapat menentukan apakah metodologi tersebut valid adalah:

  1. Apakah teori atau teknik yang digunakan telah diuji?
  2. Apakah metodologi yang digunakan telah di publikasikan?
  3. Sejauh mana tingkat dari potensi kesalahan?
  4. Bagaimana keberadaan metodologi dan pemeliharaan standar dalam pengendalian operasi
  5. Apakah metodologinya telah diterima di kalangaan ilmuan?

Kita bisa melihat sebuah kasus dimana terdakwa pada kasus pidana tidak menerima metode identifikasi DNA yang digunakan oleh seorang ahli dalam penuntutan, dengan alasan bahwa metode berbeda dalam mengidentifikasi DNA akan menghasilkan hasil yang jika bukan akurat maka akan berbeda. Pengadilanpun menjawab bahwa “Daubert hanya membutuhkan validitas ilmiah untuk bisa diterima, bukan berupa presisi atau akurasi secara ilmiah.” Pengadilan akhirnya mengizinkan sang ahli untuk memberikan kesaksian ahli sesuai standar yang ditetapkan dalam Daubert, terlepas dari apakah tes yang lebih akurat mungkin telah ada. United States v. Bonds, 12 F.3d 540 (6th Cir. 1993).

Dari penjelasan diatas, antara Frye Standard dan Daubert Criteria memiliki perbedaan yakni Frye Standard mempersyaratkan pembuktian dengan menggunakan metodologi ilmiah dan telah diterima secara umum pada kalangan ilmuan, sedangkan Daubert Criteria, selain menggunakan metodologi ilmiah, pembuktian bisa juga dengan menggunakan kesaksian dari seorang ahli yang memiliki kepakaran dibidangnya dan telah membuktikan metodologinya.

Tulisan ini juga dapat diakses pada Academia.edu dalam bentuk pdf.

Referensi:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s